Home Publikasi Diskominfo
Marabahan – Pemerintah Kabupaten Barito Kuala kembali melaksanakan upacara rutin Senin pagi yang diikuti oleh seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemkab Barito Kuala berlangsung di halaman Kantor Bupati Barito Kuala, Senin (28/07).
Kali ini, Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Barito Kuala bertindak sebagai pelaksana. Kepala Diskominfo, Hery Sasmita, sebagai pembina upacara dalam amanatnya menyampaikan tentang tugas pokok dan fungsi (tupoksi) dinas yang dipimpinnya.
Hery menjelaskan bahwa Diskominfo memiliki tiga bidang utama, yaitu Bidang Informasi dan Komunikasi Publik (IKP), yang menangani pengelolaan media sosial dan kerjasama media; Bidang Statistik dan Persandian, yang berkaitan dengan pengelolaan data dan keamanan informasi; Bidang Layanan E-Government, yang fokus pada pengembangan sistem pemerintahan berbasis elektronik.
Hery menyebutkan bahwa pada tahun sebelumnya, Diskominfo Barito Kuala memperoleh nilai 2,99 untuk Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE). Dengan adanya peta rencana dan arsitektur SPBE yang telah disusun, pihaknya menargetkan peningkatan nilai menjadi 3,88 dan loncatan posisi ke peringkat 4 dari sebelumnya peringkat 10 se-Kalimantan Selatan.
“Untuk tahun 2026, penilaian akan bergeser dari indeks SPBE ke indeks pemerintahan digital yang mencakup 9 aspek dengan 35 indikator. Hal ini akan membuat evaluasi menjadi lebih terfokus dan mudah,” terang Hery.
Lebih lanjut, ia juga menekankan pentingnya keamanan data dengan menyarankan agar seluruh staf SKPD mengganti password laptop dan komputer secara berkala guna mencegah serangan malware maupun peretasan. Diskominfo juga akan menggelar pelatihan CSIRT (Computer Security Incident Response Team) bagi seluruh SKPD sebagai bentuk kesiapan dalam menghadapi insiden keamanan siber.
Sementara itu, bidang IKP terus mendorong penguatan peran media sosial dalam diseminasi informasi. “Saat ini, hampir semua SKPD sudah aktif dan baik dalam mengelola media sosialnya. Ini sejalan dengan arahan Bupati bahwa media sosial adalah saluran paling efektif dalam menjangkau generasi Z dan milenial,” ujar Hery.
Usai upacara, Bupati Barito Kuala H. Bahrul Ilmi turut menyerahkan piagam penghargaan dan uang pembinaan kepada SKPD serta arsiparis yang dinilai berhasil dalam pengelolaan arsip secara tertib dan sistematis.
Adapun penghargaan kegiatan pengawasan kearsipan internal bagi SKPD terbaik se-Kabupaten Braito Kuala tahun 2025 dengan katagori sangat memuaskan diraih oleh sekretariat daerah, satuan polisi pamong praja. Katagori memuaskan diraih oleh Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah, Sekretariat DPRD, Dinas Komunikasi dan Informatika, Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi, Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura, Badan Perencanaan, Pembangunan Penelitian dan pengembangan. Katagori sangat baik diraih oleh Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang dan Badan Pengelolaan Pajak Retribusi Daerah. (ben)
Banjarbaru – Hery Sasmita. S,STP., M.AP Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Barito Kuala menghadiri Workshop Literasi, Sosialisasi Persiapan Pemantauan Indeks Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) dan Penyelenggaraan Indeks Pemerintahan Digital (IPD) tahun 2026 pada Kamis, 17 Juli 2025.
Workshop yang dibuka langsung oleh Sekretaris Daerah Provinsi Kalsel, Muhammad Syarifuddin ini diinisiasi oleh Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Kalimantan Selatan. Dalam sambutannya Sekda mengajak seluruh SKPD di lingkup Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan, untuk bersinergi dan berkomitmen dalam mempercepat penerapan SPBE mulai dari perencanaan, penganggaran, hingga evaluasi program yang harus dilakukan secara digital, terintegrasi, dan transparan. Implementasi SPBE bukan hanya soal digitalisasi proses pemerintahan, tetapi juga transformasi mindset aparatur, dari budaya birokrasi konvensional menjadi budaya kerja yang kolaboratif, inovatif, dan berbasis data.
Sementara itu Kepala Dinas Kominfo Kalsel Muhamad Muslim mengatakan kegiatan ini merupakan langkah strategis Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan dalam memastikan kesiapan dan peningkatan kualitas implementasi Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) serta transformasi digital Pemerintahan di lingkungan pemerintahan daerah di lingkup Provinsi Kalimantan Selatan. Dia mengatakan bahwa saat ini Indeks SPBE Provinsi Kalsel termasuk kategori sangat baik. Hal ini tidak lepas dari berbagai inisiatif yang telah dijalankan, salah satunya penyediaan layanan internet gratis di sejumlah fasilitas pelayanan publik. Diskominfo Kalsel juga berencana menyediakan fasilitas layana internet gratis tersebut pada sejumlah objek wisata di Kalsel agar para wisatawan dapat menikmati internet gratis pula.
Hery juga menambahkan bahwa Barito Kuala turut menjadi salah satu lokus penilaian mandiri pemerintahan digital tahun 2025. Ia pun menyimpulkan 5 poin penting pemerintahan digital.
“Pertama, digitalisasi dari prosudural menuju orientasi berdampak. Kedua, transformasi digital pemerintah bukan hanya tentang teknologi melainkan transformasi menyeluruh untuk menghasilkan pelayanan optimal. Ketiga, fokus ke kebutuhan masyarakat bukan hanya instansi. Keempat, strategi perwujudan pelayanan publik fokus pada target presiden dan kebutuhan masyarakat. Kelima, perubahan paradigma dari pemerintah mengatur masyarakat menjadi pemerintah bekerja bersama masyarakat,” pungkasnya.
Marabahan – Pemerintah Kabupaten Barito Kuala melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) menggelar Rapat Koordinasi Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) dalam rangka penyusunan regulasi dan Daftar Informasi Publik (DIP). Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Kepala Diskominfo Barito Kuala, Hery Sasmita, S.STP., M.AP, dengan menghadirkan narasumber dari Diskominfo Provinsi Kalimantan Selatan, M. Ayub Khan, Aula mufakat Kantor Bupati Barito Kuala, Kamis (17/07).
Dalam sambutannya, Hery Sasmita menyampaikan bahwa PPID merupakan perpanjangan tangan Bupati Barito Kuala dalam mewujudkan keterbukaan informasi publik. Menurutnya, keterbukaan informasi akan membangun kepercayaan masyarakat terhadap program dan kinerja pemerintah daerah.
“Jika masyarakat mengetahui dan memahami informasi yang disampaikan, maka akan tumbuh kepercayaan terhadap pemerintah. Dari kepercayaan itu akan tumbuh rasa memiliki terhadap Kabupaten Barito Kuala,” ujarnya.
Hery menekankan pentingnya peran aktif PPID di setiap SKPD dalam mengelola dan mendokumentasikan informasi. Ia berharap melalui rakor ini para peserta dapat meningkatkan kapasitas dan pemahaman mereka terhadap pengelolaan informasi publik.
“Pada akhirnya, partisipasi masyarakat dalam pembangunan akan meningkat. Di era digitalisasi saat ini, informasi merupakan infrastruktur yang sama pentingnya dengan jalan dan jembatan,” lanjutnya.
Ia menambahkan bahwa infrastruktur fisik yang baik tidak akan cukup apabila tidak diimbangi dengan infrastruktur informasi yang memadai.
“Bayangkan sebuah daerah dengan jalan dan jembatan yang bagus, namun sistem informasi publiknya buruk. Masyarakat bisa kecewa. Oleh karena itu, pengelolaan informasi dan dokumentasi yang baik sangat diperlukan. Mari bersama-sama kita tingkatkan kualitas pengelolaan informasi di Kabupaten Barito Kuala,” pungkasnya. (Aa)
Bali, – Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Barito Kuala Hery Sasmita ikuti Bimbingan Teknis Strategi Komunikasi Berbasis Isu Publik yang digelar oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) dilaksanakan di Bali pada Selasa (03/07)
Kegiatan tersebut dilaksanakan dalam rangka meningkatkan kemampuan komunikasi efektif dalam menghadapi isu-isu publik yang kompleks, dengan tujuan untuk membekali peserta dengan pengetahuan dan keterampilan dalam mengembangkan strategi komunikasi yang tepat sasaran dan berbasis isu publik.
Bimbingan teknis diikuti oleh perwakilan dari berbagai instansi pemerintah dan stakeholder terkait. Gede Pramana, Kadis Kominfo Provinsi Bali pada sambutan pembukanya berharap dengan adanya bimbingan teknis ini, diharapkan peserta dapat menjadi agen perubahan dalam mengembangkan strategi komunikasi yang efektif dan berbasis isu publik.
Acara dibuka secara resmi oleh Plt. Direktur Komunikasi Publik Komdigi Marroli J. Indarto dalam sambutannya menyampaikan penting untuk meningkatkan kemampuan komunikasi dalam menghadapi isu-isu publik yang semakin kompleks
“Kegiatan ini sangat penting untuk meningkatkan kemampuan komunikasi kita dalam menghadapi isu-isu publik yang semakin kompleks,” kata Plt. Direktur Komunikasi Publik Komdigi.
Ditemui di sela-sela kegiatan bimtek Kepala Dinas Kominfo Hery Sasmita menyampaikan tujuan dari Bimtek ini agar pemerintah daerah dapat mengelola isu-isu yang beredar di masyarakat untuk menjadi sebuah kebijakan yang berpihak kepada masyarakat.
“Tujuan dari Bimtek ini agar pemerintah daerah dapat mengelola isu-isu yang beredar di masyarakat untuk menjadi sebuah kebijakan yang berpihak kepada Masyarakat, lebih cepat kita mengetahui permasalahan, maka lebih mudah juga penyelesaiannya”katanya
Diakhir wawancara beliau mengatakan “mengutip dari quotes Henry Kissinger, yaitu, An issue ignored is a crisis ensured, artinya, pengabaian terhadap isu-isu yang kecil sama halnya dengan membuat sebuah masalah yang besar” pungkasnya
Barito Kuala – Kegiatan Pembinaan Statistik Sektoral Tahun 2025 dengan tema “Kolaborasi Satu Data Indonesia Kabupaten Barito Kuala” berlangsung di Pawon Tlogo, Handil Bakti, Kecamatan Alalak, pada Selasa (24/06).
Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Barito Kuala, Toyib Nasikun, S.ST., ME saat membuka acara menekankan pentingnya tata kelola data yang baik.
“Kita sebagai instansi pemerintah dituntut untuk adaptif. Kita harus mampu menyediakan data yang cepat, rinci, relevan, dan sesuai kebutuhan,” ujarnya. Ia juga menyoroti kendala dalam pengumpulan data, seperti masih adanya data yang belum terintegrasi.
Ia berharap melalui kegiatan ini, akan terjadi perbaikan tata kelola data serta peningkatan implementasi Satu Data Indonesia di Barito Kuala.
Kegiatan dilanjutkan dengan penandatanganan pencanangan Desa Cinta Statistik tahun 2025, yang ditetapkan pada Desa Sidorejo, Kecamatan Tamban.
Materi berikutnya disampaikan oleh Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Barito Kuala, Hery Sasmita, dengan judul “Peran Sentral SKPD dalam Mewujudkan Satu Data Barito Kuala.” Dalam paparannya, Hery menegaskan bahwa perkembangan teknologi saat ini menuntut data yang cepat, akurat, dan spesifik.
“Data sangat penting, baik untuk pengambilan keputusan, analisis, prediksi, efisiensi pelayanan, hingga aspek keamanan,” ungkapnya. Ia juga mengingatkan bahwa ancaman perang siber kini menjadi nyata dan bisa berdampak luas, sehingga pengelolaan data harus ditingkatkan.
Hery menyebut bahwa tantangan utama saat ini adalah kompleksitas data dan masih terbatasnya kapasitas SDM statistik di daerah. Oleh karena itu, diperlukan penguatan tata kelola data untuk menghasilkan data statistik yang berkualitas sebagai dasar pembangunan daerah.
Sebagai wali data, Diskominfo berperan penting dalam memverifikasi dan memvalidasi data dari setiap produsen data di lingkup SKPD. Implementasi Satu Data Indonesia bertujuan untuk menjadi acuan dalam pelaksanaan tata kelola data yang terpadu dan mendukung sistem statistik nasional.
Ia berharap kedepan seluruh data yang disajikan oleh SKPD telah memenuhi standar data nasional, dilengkapi metadata, menggunakan referensi kode yang baku, serta memenuhi prinsip interoperabilitas.
Hery menambahkan, data statistik sektoral dari masing-masing SKPD nantinya akan terintegrasi melalui website SKPD masing-masing, agar lalu lintas data lebih efisien. “Ini adalah upaya menyederhanakan proses penyediaan data dan mengoptimalkan fungsi website SKPD,” jelasnya.
Terakhir, Hery menegaskan pentingnya peran aktif semua pihak, terutama SKPD, dalam memberikan kontribusi data statistik sektoral untuk Barito Kuala, “Digitalisasinya untuk semua, kemajuan untuk Barito Kuala,” pungkasnya. (Wke)
Loksado, Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Barito Kuala laksanakan Outbound Peningkatan Kapasitas SDM. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh ASN, THL dan Tenaga Kontrak di lingkungan Dinas Kominfo, dilaksanakan selama dua hari bertempat di Loksado 27-28 Mei 2025
Pada kesempatan itu Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Barito Kuala Hery Sasmita dalam sambutannya menyampaikan bahwa tujuan dilaksanakannya outbond ini untuk meningkatkan kekompakan, meningkatkan rasa persaudaraan, rasa persatuan antara tim tidak ada gap-gap antar bidang sehingga sehingga keluarannya adalah kinerja Dinas Kominfo bukan kinerja bidang, karena keluaran kerja Dinas Kominfo adalah kinerja kita semua.
“Outbond ini tidak lain dan tidak bukan, tujuannya adalah untuk meningkatkan kekompakan, untuk meningkatkan rasa persaudaraan, untuk meningkatkan rasa persatuan antara tim, tidak ada gap-gap antar bidang, itu yang menjadi tujuan kita, sehingga sehingga keluarannya adalah kinerjanya nanti adalah Kinerja Dinas kominfo, bukan kinerja Bidang IKP, Kinerja Bidang E-Gov, Kinerja Bidan SP dan Sekretariat, keluaran dari kinerja Dinas Kominfo adalah kinerja kita semua, pungkasnya
Marabahan - Dinas Komunikasi dan Informatika Kab. Barito Kuala melaksanakan apel pagi sekaligus olahraga jalan santai dalam rangka penyerahan Reward kepada karyawan, karyawati, berkinerja terbaik untuk bulan Januari hingga April. Acara apel pagi dipimpin oleh kadis Kominfo Hery Sasmita, S.STP., M.AP yang didampingi oleh Plt. Sekdis dan seluruh Kabid di Halaman Dinas Kominfo , Jum'at (09/05)
Dalam Sambutannya Kadis Kominfo Hery Sasmita menyampaikan kepada Karyawan-karyawati, rekan-rekan kerja pada kesempatan yang berbahagia pagi hari ini, sama-sama kita menyaksikan dan mendengarkan pembacaan SK Pemberian Reward dan penyerahan Piagam Penghargaan karyawan. Hal tersebut sudah melalui penilaian yang baik, dan teman-teman sendiri tadi menebaknya juga luar biasa.
Untuk diketahui, karyawan terbaik bulan Januari adalah Panji dan Ari, Februari adalah Ani dan Dwi Nugroho, Maret adalah Jumi dan Erwin, serta April adalah Manan dan Amel.
"Jadi hampir 100% yang ditebak oleh teman-teman, bahkan dari perbulan itu, kita kaget juga bahwa kawan-kawan semua bisa menebak siapa yang akan mendapatkan. Artinya, mungkin saja nanti untuk penilaiannya tidak usah lagi, ini para kabit dan ini kawan-kawan semua saja sudah yang menilai kan. Nah, mereka di depan sini dengan kinerja terbaik juga tidak menunjukkan bahwa, yang lain tidak terbaik. Hanya saja, ada kriteria yang mereka miliki, yang melebihi sedikit saja dari kawan-kawan sekalian" ujarnya.
Kadis Kominfo juga menekankan kedisiplinan pegawai. "Jika disiplin sudah tertanam di diri, insya Allah akan mudah untuk menertibkan yang lainnya", pungkasnya.(Aa/Vid : R.G)
Diskominfo Batola Mendapatkan Kunjungan Dari Disperpusip Dalam Rangka Giat Pembinaan dan Pengawasan Kearsipan Internal SKPD (Diskominfo Barito Kuala), Kamis 8 Mei 2025.
Terimakasih untuk sobat minfo yang telah setia mengunjungi instagram serta media sosial kami Diskominfo Barito Kuala, terus kunjungi kami yaa untuk mengetahui update informasi-informasi perkembangan pemerintahan di Kabupaten Barito Kuala.
Koordinasi Tim Audit TIK Kabupaten Barito Kuala di Dinas Komunikasi untuk persiapan Penilaian Evaluasi Mandiri Sistem Pemerintan Berbasis Elektronik (SPBE) Tahun 2025 Kabupaten Barito Kuala, Diterima oleh Kepala Dinas Kominfo Hery Sasmita, S.STP, M.AP beserta para Kabid, di Ruang Kadis Kominfo pada Rabu (7/6/25).
Marabahan - Diskominfo Batola gelar Rapat Koordinasi PIC Bandwidth Terpusat Dalam rangka pelaksanaan jaringan intra pemerintah dengan menerapkan Sistem Pengelolaan Bandwidth (Internet) Terpusat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Barito Kuala , pada hari Selasa, 22 April 2025 di Aula Mufakat, Setda. dihadiri oleh perwakilan SKPD dan kecamatan.
Marabahan — Pemerintah Kabupaten Barito Kuala melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Website bagi Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Badan, Dinas dan Kecamatan se-Kabupaten.
Asisten Administrasi Umum Setda Kabupaten Barito Kuala Fuad Syekh, menekankan pentingnya memanfaatkan perkembangan digitalisasi, termasuk website, sebagai sarana untuk mengekspose potensi dan inovasi daerah. Ia menyampaikan bahwa teknologi informasi, khususnya website resmi SKPD, harus menjadi bagian dari upaya membangun transparansi dan akuntabilitas pemerintahan.
“Website harus dimanfaatkan secara aktif untuk menunjukkan potensi dan inovasi yang dimiliki Kabupaten Barito Kuala, sehingga bisa meningkatkan citra daerah di mata publik,” ujar Fuad. Ia menambahkan, dengan digelarnya Bimbingan Teknis ini, diharapkan seluruh perangkat daerah semakin menyadari pentingnya keterbukaan informasi. Masyarakat berhak mengetahui program, kegiatan, dan capaian kerja pemerintah secara terbuka dan mudah diakses melalui kanal digital yang resmi dan terpercaya.
Sementara itu, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Barito Kuala Hery Sasmita, berharap pelatihan ini dapat meningkatkan pengetahuan para peserta dalam pengelolaan website, sehingga ke depan publikasi informasi di setiap SKPD dapat berjalan lebih baik, lebih aktif, dan lebih berkualitas.
“Semoga melalui pelatihan ini, para pengelola website dapat memperoleh pengetahuan yang lebih baik, sehingga proses publikasi informasi di masing-masing SKPD bisa berjalan lebih optimal dan efektif,” ujarnya di Aula Mufakat Kantor Bupati Barito Kuala, Selasa (29/4/2025).
Materi bimtek mencakup pengenalan dasar pengelolaan website berbasis WordPress, pengembangan website menggunakan Laravel, serta sesi demonstrasi pembuatan dan pengelolaan website. Peserta mendapatkan pemahaman praktis mengenai instalasi, manajemen konten, penggunaan fitur utama, serta langkah-langkah menjaga keamanan dan performa website pemerintahan.
Melalui kegiatan ini, seluruh peserta diharapkan dapat menerapkan ilmu yang diperoleh untuk mengelola website SKPD secara lebih profesional, informatif, dan aman, demi mendukung terwujudnya Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) di Kabupaten Barito Kuala. (Rnld)
Jakarta- Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kadis Kominfo) Kabupaten Barito Kuala Hery Sasmita bersama Kabid Statistik dan Persandian Azwar Arsyadi melakukan kunjungan ke Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) dalam rangka pengaplikasian teknologi Honeynet untuk mengamankan informasi dan data daerah di Jakarta, kemarin (23/04).
Kunjungan ini bertujuan untuk meningkatkan keamanan siber di Kabupaten Barito Kuala dengan memanfaatkan teknologi Honeynet yang dapat mendeteksi dan menganalisis serangan siber. Dengan demikian, diharapkan dapat meningkatkan keamanan informasi dan data daerah.
Selama kunjungan, Hery Sasmita melakukan diskusi dengan pejabat BSSN terkait dengan implementasi Honeynet dan strategi keamanan siber. BSSN juga memberikan paparan tentang teknologi Honeynet dan cara menggunakannya untuk meningkatkan keamanan siber.
Kadis Kominfo menyatakan bahwa kunjungan ini sangat bermanfaat bagi pihaknya dalam meningkatkan kemampuan keamanan siber di daerah. "Kami berharap dengan pengaplikasian Honeynet, kita dapat meningkatkan keamanan informasi dan data daerah, serta melindungi masyarakat dari ancaman siber," ujar mantan Kabag Humas dan Protokol itu.
Untuk diketahui, BSSN merupakan lembaga yang bertanggung jawab dalam menjaga keamanan siber di Indonesia yang berkomitmen untuk membantu pemerintah daerah dalam meningkatkan kemampuan keamanan siber.
"Dengan adanya kerja sama ini, diharapkan keamanan siber di Kabupaten Barito Kuala dapat meningkat dan masyarakat dapat merasa lebih aman dalam menggunakan teknologi digital", tutup Hery.