Home Peta Wilayah
Sejarah Terbentuknya Kabupaten Barito Kuala

Kabupaten Barito Kuala dengan Ibukotanya Marabahan dibentuk berdasarkan Undang-Undang Nomor 27 Tahun 1959 yang sebelumnya daerah ini berstatus Kawedanaan dibawah Kabupaten Banjar. Mengingat luas wilayah, jumlah penduduk dan perkembangannya, potensi ekonomi yang dimiliki serta kondisi lainnya yang menunjang daerah ini untuk diangkat menjadi Daerah Otonom Tingkat II, maka oleh para tokoh masyarakat di daerah ini diperjuangkan agar menjadi Daerah Tingkat II yang berotonomi.

Proses perjuangan menjadikan Marabahan menjadi Daerah Kabupaten dimulai sejak tanggal 17 pebruari 1957 yaitu dengan dibentuknya Panitia gabungan Partai/Organisasi Penuntut Kabupaten (diketuai oleh M. JALALUDDIN dan IMANSYAH sebagai penulis), bersamaan pula dengan dikeluarkannya resolusi oleh Kerukunan Keluarga Bakumpai (KKB) kepada Kepala Daerah Propinsi Kalimantan Selatan tentang tuntutan supaya kewedanaan Marabahan dijadikan Daerah Otonom Tingkat II.

Berbagai usaha ditempuh guna mewujudkan tuntutan tersebut beberapa peristiwa yang patut dicatat sesuai dengan Surat Keputusan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Daerah Tingkat II Barito Kuala Nomor 11/Kpts/DPRD-Batola/1997, antara lain :

  1. Tanggal 17 Pebruari 1957
  2. Tanggal 15 Maret 1957
  3. Tanggal 1 Juni 1957
  4. Bulan Juli 1957
  5. Tanggal 15 Juli 1957
  6. Tanggal 17 Juli 1957
  7. Tanggal 18 Juli 1957
  8. Tanggal 20 Juli 1957
  9. Tanggal 24 Juli 1957
  10. Bulan Agustus 1957
  11. Tanggal 8 Agutus 1957
  12. Tanggal 19 Agustus 1957
  13. Tanggal 30 Oktober 1957
  14. Tanggal 1 Nopember 1957
  15. Bulan Nopember 1957
  16. Bulan 24 Nopember 1957
  17. Tanggal 18 Januari 1958
  18. Tanggal 12 April 1958
  19. Tanggal 17 Oktober 1958
  20. Tanggal 11 Mei 1959
  21. Tanggal 6 September 1959
  22. Tanggal 4 Januari 1960

Sebagai Daerah Otonom yang berhak untuk mengatur rumah tangganya sendiri maka sejak diresmikannya mulailah daerah ini membentuk kelengkapan daerah, baik egislatif maupun eksekutif. Patut pula kita kenang bahwa Pejabat Bupati Kepala Daerah Tingkat II yang pertama adalah H. HADARIYAH.

Kabupaten Barito Kuala Secara Geografis

Barito Kuala yang ber-ibukota Marabahan terletak di bagian barat Propinsi Kalimantan Selatan. Bentuk morfologi Kabupaten Barito Kuala merupakan dataran rendah dengan ketinggian 0,2 sampai dengan 3 meter dari permukaan laut. Karena merupakan dataran rendah maka hampir di semua kecamatan tumbuh hutan galam yang digunakan sebagai bahan bangunan dan purun yang dimanfaatkan untuk anyaman tikar, bakul dsb.

Barito Kuala dibelah oleh Sungai Barito yang membentang dari selatan sebagai muara sungainya (Kecamatan Tabunganen) hingga ke utara (Kecamatan Kuripan). Luas wilayah Kabupaten Barito Kuala adalah 2.996,96 km² atau sebesar 7,99 persen dari luas propinsi Kalimantan Selatan. Kabupaten Barito Kuala meliputi 17 kecamatan. Kabupaten Barito Kuala terletak di antara 2° 29’ 50” – 3° 30’ 18” Lintang selatan dan 114° 20’ 50” – 114° 50’ 18” Bujur Timur. Ibukota Kabupaten Barito Kuala adalah Kota Marabahan yang berjarak ± 60 km dari Banjarmasin Ibukota Propinsi Kalimantan Selatan. Batas wilayah administratif Kabupaten Barito Kuala adalah sebagai berikut :

  • Sebelah Utara : Kabupaten Hulu Sungai Utara dan Kab. Tapin
  • Sebelah Timur : Kabupaten Banjar dan Kota Banjarmasin
  • Sebelah Selatan : Laut Jawa
  • Sebelah Barat : Kabupaten Kapuas bagian barat (Prov. Kalteng)