Home Publikasi Diskominfo
Upacara peringatan Harkitnas ke – 114 telah sukses dilaksanakan dengan khidmat dan sederhana. Bertempat di halaman Kantor Bupati Batola pada hari Senin (23/05/22).
_
Bertindak sebagai inspektur upacara Bupati Batola Hj. Noormiliyani AS, perwira upacara H. Arief Wisuda Wardana, SSTP, MM., komandan upacara oleh Aulia Rosyadi, SSTP dan segenap ASN di lingkungan SKPD Kabupaten Batola kompak berseragam Korpri mengikuti upacara.
_
Dalam sambutannya, Menteri Komunikasi dan informatika RI Johny Plate yang dibacakan Bupati Barito Kuala bahwa “Peringatan Hari Kebangkitan Nasional ini hendaknya tidak hanya dimaknai sebagai seremonial saja, guna memahami esensi sejarah Harkitnas mari kita sejenak telaah sisi historis di balik peringatan Hari Kebangkitan Nasional.
_
Pada tanggal 20 Mei 1948, Presiden Soekarno menetapkan hari lahirnya perkumpulan Boedi Oetomo sebagai Hari Bangkitnya Nasionalisme Indonesia. Di masa itu, terdapat ancaman perpecahan antar golongan dan ideologi di tengah perjuangan Indonesia mempertahankan kemerdekaan dari Belanda yang ingin kembali berkuasa. Sehingga, semangat persatuan yang digagas oleh Boedi Oetomo diharapkan menjadi spirit dalam menghimpun kekuatan dan mencegah perpecahan bangsa”.
_
Pada kesempatan itu pula, turut disampaikan tiga lapangan usaha yang mengalami pertumbuhan tinggi yakni : (1) Sektor Usaha Transportasi dan Pergudangan 15,79℅. (2) Sektor Jasa-jasa lain 8,29℅. (3) Sektor Informasi dan Komunikasi 7,14 ℅. Mari kita terus bekerja keras dan bersinergi menjaga, mempertahankan serta meningkatkan perekonomian nasional Indonesia.
_
Adapun tema yang diusung pada peringatan Hari Kebangkitan Nasional ke -114 tahun 2022 adalah “Ayo Bangkit Bersama” yang memiliki makna agar Harkitnas dapat menjadi momentum bagi kita sebagai bangsa yang besar untuk bersama-sama mengobarkan semangat bangkit dari pandemi Covid-19 yang telah lebih dari 2 tahun menyerang dan turut berefek di segala sendi kehidupan.
_
Selamat Hari Kebangkitan Nasional, 20 Mei 2022 “Ayo Bangkit Bersama” Dari Indonesia, Dunia Pulih Bersama. Ayo Bangkit Lebih Kuat!
Webinar Pengelolaan BLUD Persampahan, dihadiri oleh Sekretaris Daerah, Asisten II, Kadis PUPR, Kepala Bappelitbang, dan Kadis LH Barito Kuala. Bertempat di Aula Media Center Diskominfo, Kamis (19/05/22).
_
Webinar dipandu oleh moderator R. Wisnu Saputro, Kasubdit BLUD Kemendagri. Tema webinar yang diangkat yaitu, Optimalisasi Pengelolaan BLUD Persampahan.
_
Terkait pembinaan dan pengawasan pengelolaan sampah masuk kedalam Pasal 36 dan 37 Permendagri Nomor 33 Tahun 2010. Singkatnya, Menteri mengkoordinasikan dan melakukan pembinaan atas pengelolaan sampah secara nasional. Gubernur mengkoordinasikan pengawasan dan pembinaan di provinsi. Bupati/Walikota melakukan pengawasan dan pembinaan pengelolaan sampah di kabupaten/kota.
_
Sementara itu permasalahan pengelolaan persampahan menurut data dari PUPR yang disampaikan oleh narasumber Ir. Diana Kusumastuti, M. T adalah belum semua kabupaten/kota memiliki payung hukum terhadap pengelolaan sampah.
_
Dr. Drs. A. Fatoni, M. Si., sebagai narasumber webinar memaparkan data dari Ditjen Bina Keuangan Daerah Kemendagri Mei 2022, anggaran terkait penanganan persampahan APBD provinsi dan kabupaten/kota TA 2022 sebesar 5,30 Triliun. Total anggaran terkait persampahan provinsi se-Kalimantan Selatan sendiri sebesar 203,22 miliar.
_
Dalam hal teknis pengelolaan persampahan juga terkendala pada kesulitan mencari lahan, pengelolaan sampah di TPA yang Open Dumping (TPA sistem terbuka) dan penerapan teknologi pengelolaan sampah yang terbatas. Anggaran kabupaten/kota yang terbatas juga menjadi kendala pengelolaan sampah di daerah. Pemahaman masyarakat yang masih rendah turut menjadi tambahan pada permasalahan pengelolaan sampah. Sumber BPS 2018, 72℅ orang Indonesia tidak peduli terhadap pengelolaan sampah.
_
Adapun tanggapan dari Sekretaris Daerah Kab. Barito Kuala Ir. H. Zulkifli Yadi Noor, M. Sc.
Yaitu dalam waktu dekat akan membenahi sampah yang berserakan di luar TPS dan himbauan kembali pada masyarakat untuk membuang sampah pada waktu yang telah ditentukan agar kedepannya pengelolaan sampah lebih optimal.
Segenap ASN di lingkungan SKPD Pemerintah Kabupaten Barito Kuala, mengikuti upacara di halaman kantor Bupati, Selasa (17/05/22).
Upacara peringatan ulang tahun ALRI ke – 73 tahun. Proklamasi Pemerintah Gubernur Tentara ALRI. Divisi IV Pertahanan Kalimantan tahun 2022 di Kabupaten Barito Kuala diikuti juga oleh Wakil Bupati, Sekretaris Daerah, Forkopimda, dan Organisasi Wanita tersebut berjalan sukses dan khidmat.
Bertindak sebagai Inspektur Upacara Bupati Barito Kuala Hj. Noormiliyani AS, Komandan Upacara Kapten Inf Tri Hendro W, Perwira Upacara Kapten CPL Dwi Suhandiwan. Upacara 17 Mei tahun 2022 ini dilaksanakan untuk memperingati jasa para pahlawan di masa perjuangan tahun 1949.
Mengingat kembali sejarah 17 Mei 1949 di Kandangan, Pemerintah Gubernur Tentara ALRI menegaskan bahwa Kalimantan adalah bagian yang tidak terpisahkan dari NKRI. Ditanda tangani oleh Gubernur Tentara Hasan Basry, Proklamasi dibacakan dalam suatu upacara yang dihadiri oleh pejuang, anggota Markas Pangkalan dan masyarakat setempat.
Adapun isi teks proklamasi adalah sebagai berikut:
Merdeka!
Dengan ini kami rakyat Indonesia di Kalimantan Selatan, mempermaklumkan berdirinya pemerintahan Gubernur Tentara dari “ALRI” melingkungi seluruh daerah Kalimantan Selatan menjadi bagian dari Republik Indonesia, untuk memenuhi isi Proklamasi 17 Agustus 1945 yang ditandatangani oleh Presiden Soekarno dan Wakil Presiden Mohammad Hatta.
Hal-hal yang bersangkutan dengan pemindahan kekuasaan akan dipertahankan dan kalau perlu diperjuangkan sampai tetes darah yang penghabisan.
Tetap Merdeka !
Kandangan,17 Mei IV REP.
Atas nama rakyat Indonesia
di Kalimantan Selatan
Gubernur Tentara
HASSAN BASRY.
Momentum peringatan HUT ke – 73 Proklamasi Gubernur Tentara ALRI Divisi IV, Gubernur menyampaikan amanatnya melalui Bupati Hj. Noormiliyani AS “hendaknya upacara jangan hanya bertujuan untuk mengenang sejarah perjuangan dan kepahlawanan namun diharapkan menjadi ruang introspeksi bahwa bukan apa yang telah diberikan bangsa dan negara untuk kita namun sejauh mana kita dapat melanjutkan perjuangan yang dirintis para pendahulu”.
DPPKBP3A Barito Kuala mengikuti Apel siaga Tim Pendamping Keluarga yang diikuti oleh Hj. Harliani, S.IP, M.Si dan jajarannya. Bertempat di aula media center Diskominfo Barito Kuala pada hari Kamis (12/05/22).
Apel siaga diikuti secara daring serentak di 33 provinsi seluruh Indonesia. Kegiatan yang dilaksanakan sebagai kampanye upaya pencegahan stunting , kesehatan gizi dan pendampingan calon pengantin sebagai gerakan untuk mensukseskan generasi emas tahun 2045 serta mendukung zero stunting di Indonesia.
Adapun Apel siaga Tim Pendamping Keluarga diikuti dengan pengucapan ikrar.
“Ikrar Tim Pendamping Keluarga”
Terdiri dari bidan, kader TP PKK dan kader KB akan bekerja dengan semangat mengedepankan kepentingan masyarakat dan berkomitmen dalam pengabdian untuk melayani keluarga dan masyarakat dengan melakukan hal-hal sebagai berikut:
- Mendampingi calon pengantin (Catin) untuk melakukan pemeriksaan kesehatan 3 (tiga) bulan pra-nikah guna memastikan calon pengantin sehat lahir dan batin.
- Mendampingi semua ibu hamil untuk memastikan mendapatkan pemeriksaan secara berkala, asupan gizi seimbang serta bersalin di fasilitas kesehatan.
- Mendampingi ibu pasca persalinan untuk menggunakan kontrasepsi.
- Mendapingi dan memastikan bayi mendapatkan ASI secara penuh sesuai dengan anjuran kesehatan.
- Mendampingi ibu dan balita untuk mendapatkan pelayanan posyandu dan pengasuhan orangtua guna mendapatkan pelayanan pendidikan anak usia dini secara holistik dan terintegrasi. (Subang, 12 Mei 2022)
Selain itu, Kepala BKKBN Hasto Wardoyo dalam sambutannya menyampaikan pentingnya “ikrar” sebagai upaya penurunan stunting serta mengajak tim pendamping Keluarga untuk mengawal serta calon pengantin.
Beliau menekankan angka stunting dapat diturunkan jika calon pengantin mempersiapkan kesehatan dan pre-kontrasepsi yang perlu diperhatikan.
“1.000 (seribu) hari kehidupan pertama yang menentukan kesehatan anak, maka marilah kita perjuangkan kesehatan anak-anak kita sejak dalam perut hingga 1.000 (seribu) hari kehidupan pertama” ucap beliau.
Hasto Wardoyo juga menambahkan 3 (tiga) peyebab stunting , yaitu : gizi kurang bagus, sering sakit-sakitan dan pengasuhan tidak baik. Tidak hanya penyebab, stunting juga melekat pada anak dengan fisik yang pendek, intelektual kurang dan tubuh mudah sakit-sakitan.
Berdasarkan pendataan keluarga, 2021 yang dilakukan oleh lebih dari 700 ribu kader berhasil mendata 66.207.139 kepala keluarga di 33 provinsi dan memetakan keluarga yang terindikasi sebagai keluarga berisiko stunting sebanyak 21.906.625 keluarga.
Karenanya kader KB akan datang kerumah keluarga sasaran untuk melakukan pemutakhiran, verifikasi, dan validasi data selain melakukan komunikasi, informasi dan edukasi (KIE) pencegahan stunting
Menurunnya angka kasus COVID-19 menjadikan aktivitas keramaian perlahan pulih, hal ini diikuti juga dengan aktifitas perkantoran.
Kegiatan senam yang sempat terhenti selama pembatasan aktifitas karena Covid -19 kini juga turut dimulai kembali. Bertempat di halaman kantor Bupati Barito Kuala, segenap ASN di lingkup SKPD dengan antusias dan bersemangat mengikuti Senam perdana yang sempat terhenti selama 2 tahun, Jum’at (13/05/22).
Senam yang dilaksanakan satu kali seminggu setiap jum’at sebagai usaha menjaga kesehatan imunitas tubuh, kesegaran jasmani serta meningkatkan semangat kerja ASN. Dipimipin oleh Instruktur senam profesional yang dengan telatennya mengarahkan para peserta untuk mengikuti gerakan dengan benar.
Diharapkan ASN akan tetap selalu menjaga imunitas tubuh serta kesehatan agar bekerja dan melayani masyarakat berjalan dengan baik dan lancar.
‘Mens sana in corpore sano’ yang artinya ‘di dalam tubuh yang sehat, terdapat jiwa yang kuat’.
Bertempat di aula media center Diskominfo Barito Kuala, Kamis (12/05/22) Sekretaris Dinas Ichwan Hakim, S.Hut. Kabid Layanan E – Goverment Hj. Sri Minarni, S. AP. Fungsional Pranata Komputer Sub Kordinator Tata Kelola E- Government Rahmayadi, S. AP. Mengikuti Vicon SPBE yang diselenggarakan oleh Kementerian PANRB.
Vicon SPBE diikuti oleh Instansi Pusat dan Pemerintah Daerah secara daring. Pelaksanaan ini diharapakan agar penyusunan arsitektur SPBE menjadi lebih baik sesuai target Presiden Jokowi mengenai penyederhanaan birokrasi, ASN Digital, dan manfaat teknologi informasi dalam penyelenggaraan pemerintahan.
Perlu diketahui, Arsitektur SPBE adalah kerangka dasar yang mendeskripsikan integrasi proses bisnis, data dan informasi, aplikasi, infrastruktur SPBE, dan keamanan SPBE untuk menghasilkan layanan pemerintah yang terintegrasi.
Menurut Sekretaris Kementerian PANRB Rini, SPBE merupakan keharusan dalam peningkatan tata kelola Pemerintah berbasis elektronik sehingga dapat meningkatkan optimalisasi penyelenggaraan pemerintahan dan layanan publik.
Sesuai dengan harapan Presiden saat menyampaikan pesan melalui video pada acara Global Summit Open Government Partnership yang diadakan di Korea Selatan, beliau menekankan untuk fokus mewujudkan pemerintahan yang terpercaya. Oleh karena itu partisipasi masyarakat dan transformasi digital yang intensif untuk pelayanan publik sangat diperlukan.
Diskominfo Barito Kuala turut mendukung pelaksanaan SPBE tahap 2 (dua) tahun 2022.
Penggunaan internet secara sehat dan aman perlu ditanamkan sejak dini melalui pembelajaran etika berinternet secara sehat. Hal ini perlu disampaikan untuk menghindari kebiasaan kurang baik di dunia nyata yang akan terbawa ke dunia maya dan menimbulkan efek negatif di dunia nyata.
Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Barito Kuala kali ini menyambangi SMAN 1 Belawang untuk mensosialisasikan Internet Sehat dan Aman, Kamis (12/05/2022).
Tidak hanya dihadiri oleh siswa dan siswi, kegiatan ini juga dihadiri oleh Pak Parhud, S.Pd mewakili kepala sekolah yg pada saat bersamaan ada kegiatan di tempat lain.
Kegiatan sosialisasi ini dibuka oleh Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi Kabupaten Barito Kuala Akhmad Wahyuni, S.Sos, M.IP, yang dalam hal ini diwakili oleh Kabid IKP H. Muhammad Halimuddin, SKM, MPH. dalam sambutannya beliau menyampaikan bagaimana internet harus digunakan secara sehat sesuai kegunaan dan fungsinya. “Dengan perkembangan zaman seperti adanya internet dan handphone merupakan hal yang tidak dapat dipisahkan, maka dari itu kita harus tahu bagaimana cara memanfaatkannya dengan bijak. Kalau menggunakan internet dengan bijak, maka bisa dikatakan sudah menggunakan internet dengan sehat”, ujar beliau.
Hj. Sri Wahidah,S.IP,MM selaku narasumber menjelaskan mengapa Internet Sehat dan Aman harus dilakukan di sekolah. “Saat ini internet lebih banyak digunakan oleh anak muda, terutama sejak diberlakukannya belajar secara online. Tidak semua anak bisa memilih dan memilah kebutuhannya di internet, itulah mengapa Internet Sehat dan Aman perlu disampaikan kepada anak-anak”, jelas beliau.
Sebelum masuk ke materi inti sosialisasi internet sehat dan aman, kegiatan diawali dengan kuis tebak gambar dan pertanyaan dengan hadiah tumbler bagi 2 (dua) orang yang bisa menjawab dengan benar.
Pembukaan TMMD (TNI Manunggal Membangun Desa Ke – 113 TA 2022)
Mengusung tema “TMMD Dedikasi Terbaik Membangun NKRI” Pembukaan kegiatan TMMD (TNI Manunggal Membangun Desa) Ke – 113 Tahun 2022 sasaran lokasi di Desa Karang Mekar, Kecamatan Mekarsari, Kabupaten Barito Kuala.
Bertempat di Aula Selidah Rabu, (11/05/22), Ibu Hj. Normiliyani, AS. memberi sambutan pembukaan, beliau berpesan bahwa program TMMD adalah program lintas sektoral yang melibatkan TNI, POLRI, Kementerian, Lembaga Pemerintah Non Kementerian dan Pemerintah Daerah, serta segenap lapisan masyarakat yang bertujuan untuk membantu tugas Pemerintah daerah dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Selama ini menurut Beliau, kita telah merasakan banyak sekali dampak dari pandemi COVID-19, banyak program pembangunan yang mengalami pergeseran karena konsentrasi kita sementara ini pada pencegahan dan penanganan COVID-19.
Oleh karena itu kita patut bersyukur melalui kegiatan TMMD Ke – 113 ini, kita dapat bersama-sama bergotong royong membangun desa, membangun kebersamaan sebagai satu bangsa dan satu tanah air Indonesia, ucap Bupati.
Dalam kesempatan ini Bupati juga berharap dan menghimbau khususnya warga Desa Karang Mekar yang menjadi sasaran lokasi pelaksaan program TMMD Ke 113 Tahun 2022, sekaligus mengintruksikan kepada seluruh SKPD yang terkait, agar dapat menerima, mendukung sekaligus turut serta berpartisipasi dan bekerjasama secara aktif guna mensukseskan seluruh kegiatan yang menjadi sasaran program TMMD Ke – 113 Tahun 2022.
Kegiatan TMMD dihadiri oleh perwakilan DANREM 101 ANTASARI, DANLANAL Banjarmasin, DANLANUT Syamsudinoor, DANDIM 1005 Barito Kuala, Ketua DPRD Barito Kuala, Kapolres Barito Kuala, Kajari serta perwakilan masyarakat.
Bupati turut berharap kegiatan TMMD ini dapat mempercepat pembangunan daerah terutama infrastruktur. Kegiatan TMMD ini dilaksanakan oleh Kodim 1005 dan 1006 yang merupakan kegiatan Triwulan 2 (dua) oleh Angkatan Darat. Satgas TMMD berharap kegiatan ini dapat membangun masyarakat khususnya di Batola, membangun kegiatan secara fisik berupa bangunan dan membangun Kegiatanan non fisik yang dapat menyentuh serta membangkitan rasa nasionalisme. Dandim, menyampaikan total target selesai pelaksanaan di Desa Karang Mekar, Kecamatan Mekarsari adalah 25 hari dengan akumulatif pengerasan jalan kurang lebih 5 km.
Dalam memperingati Nuzulul Qur’an pada malam 17 Ramadhan Pemerintah KabupatenBarito Kuala kembali menggelar kegiataan keagamaan di Masjid Agung Al-Anwar dengan menghadirkan KH. Ahmad Sanusi Iberahim, Senin (18/04/2022).
Kegiatan keagamaan yang juga ditayangkan secara langsung pada kanal Youtube Diskominfo Batola ini dihadiri oleh Bupati Hj Noormiliyani AS, Wakil Bupati H Rahmadian Noor, Sekda Zulkipli Yadi Noor, forkopimda, para alim ulama, dan para pimpinan organisasi wanita.
Dalam tausyiahnya, Ulama yang akrab disapa Guru Jaro ini mengajak dan mengingatkan Jemaah untuk memperbanyak membaca Al-qur’an, memuliakan Al-qur’an, mengamalkannya dan menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman dalam kehidupan sehari-hari.
“Siapapun yang berhubungan dengan Al-qur’an, maka dia akan mendapatkan kemuliaan dan nur dari Allah. Qur’an yg dibaca nanti pada hari kiamat akan memberikan pertolongan, syafaat bagi orang yang membacanya”, terang Guru Jaro.
Beliau juga mengatakan bahwa Al-qur’an merupakan mukjizat terbesar Rasulullah yang diturunkan Allah melalui malaikat yang mulia yaitu Jibril AS, kemudian diterima oleh makhluk yang termulia dijagat raya yaitu baginda Muhammad SAW pada bulan Ramadhan dan dimalam yang mulia malam Lailatul Qadar.
Sebelumnya, Bupati Barito Kuala Hj Noormiliyani berharap agar setiap bulan bisa mendatangkan para guru. Beliau juga mengatakan semoga momentum Nuzulul Qur’an pada malam hari ini dapat mensucikan hati dan saling introspeksi diri demi masyarakat yg Qur’ani dan berakhlak mulia.
“Akhlak Nabi Muhammad SAW adalah Al-qur’an, oleh karenanya renungan terhadapa Nuzulul Qur’an ini bermakna upaya sadar kita agar Al-qur’an selalu bersemayam di dalam hati dan nilai-nilai Al-qur’an melebur didalam diri, hingga menjadi penuntut dalam berpikir, bertahta, maupun bertindak”, ujar Noormiliyani.
Peringatan malam Nuzulul Qur’an ini dibuka dengan pembacaan ayat-ayat suci Al-qur’an oleh Qari Ahmad Syauqi dan ditutup dengan doa oleh Al-Ustadz KH Kadar.
Antusias Jemaah yang berbondong-bondong dari Kabupaten Barito Kuala dan Sekitarnya padati Masjid Agung Al-Anwar untuk bertemu dan mendengar Tausyiah subuh dari Ustadz Abdul Somad (UAS), Sabtu (16/04/2022). Rangkaian tausyiah ini juga ditayangkan secara langsung pada kanal Youtube Ustadz Abdul Somad Official.

Selain dihadiri oleh berbagai kalangan masyarakat, Tausyiah subuh ini juga dihadiri oleh Bupati Barito Kuala Hj Noormiliyani bersama suami yakni H Hasanuddin Murad, Wakil Bupati Barito Kuala H Rahmadian Noor, Ketua DPRD Saleh, para anggota Forkopimda, Sekda, Para Pimpinan SKPD, Kemenag, Ketua MUI KH Ahmad Jiansi, para ulama, para habib, termasuk pengasuh Majelis Ta’lim Nurul, KH Muhammad Noor.

Dalam sambutannya Bupati Barito Kuala Hj Noormiliyani berharap dengan kehadiran Ustadz Abdul Somad kali ini bisa jadi pengobat rindu masyarakat Batola. “Ini adalah kali kedua, semoga bisa jadi pengobat rindu masyarakat Batola yang sebelumnya juga pernah menyapa pada tahun 2018 lalu,” ungkap Noormiliyani.
Dalam tausyiahnya, Ustadz Abdul Somad berpesan untuk menjaga Masjid Al-Anwar dengan tetap menyemarakkan kajian-kajian dan sholat berjamaah. Pesan yang paling penting kepada jemaah bahwa yang paling penting dari semuanya adalah istiqomah. Syarat bisa istiqomah harus berjamaah, kalo sendirian tidak bisa istiqomah.
“Istiqomah hanya bisa diperoleh dengan berjamaah. Ketika orang sudah meninggalkan jamaah, maka hilang istiqomah. Berjamaah memanjangkan umur dan memperluas rezeki”. Beliau juga menambahkan “Siapa yg mau lapang rezekinya, mau panjang umurnya, hendaklah dia sering-sering menyambung tali silaturahim. Tidak masuk surga orang yang memutus tali silaturahim”.
Sebelumnya beliau juga berpesan untuk meninggalkan perbuatan maksiat karena ilmu adalah cahaya, sedangkan cahaya tidak diberikan Allah kepada orang yang melakukan perbuatan maksiat. Dipenghujung kegiatan Ustadz Abdul Somad menjawab sejumlah pertayaan yang disampaikan secara tertulis melalui panita.
Edukasi Pembinaan Ibu Hamil (Bumil) Sehat Tahun 2021/2022 yang diselenggarakan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Barito Kuala (Batola) telah berakhir dan ditutup oleh Bupati Barito Kuala (Batola) Hj Noormiliyani AS, Kamis (31/03/2022).
Acara yang berlangsung di Aula Selidah Setdakab Batola ini dirangkai dengan pembagian 300 paket sembako untuk kaum mustahiq yang berasal dari Kelurahan Marabahan Kota, Kelurahan Ulu Benteng, Desa Baliuk, Kecamatan Barambai, Desa Karya Tani, Kecamatan Kuripan, serta para abang becak dan ojek di Kota Marabahan. Adapun isi sembako terdiri dari beras, gula putih, minyak goreng, sirup marjan, kurma serta gula dan kopi.
Selain itu juga dilaksanakan tasmiyah serentak terhadap 17 bayi dari 20 ibu hamil Program Baznas Batola yang dilakukan Ketua Dewan Mesjid Batola Ustadz M Abda’i Rathami SAg di hadapan Bupati Noormiliyani beserta jajaran, para anggota forkopimda, Ketua Baznas Kalsel Drs H Irhamsyah Safari, Ketua Baznas Batola KH Abdul Aziz, para peserta bumil, dan undangan. Sedangkan 3 orang ibu hamil masih menunggu kelahiran bayinya.
Tasmiyah serentak terhadap 17 bayi program Baznas Batola ini diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, pemberian nama dan pencukuran rambut serta tapung tawar oleh Ustadz M Abda’i Rathami yang diikuti para hadirin. Prosesi tapung tawar ini juga dilakukan Bupati Hj Noormiliyani AS secara bergilir kepada semua bayi yang ditasmiyah.
Sebelumnya, dalam sambutannya Noormiliyani atas nama masyarakat dan Pemkab Batola mengucapkan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada Baznas Batola atas terselenggaranya kegiatan. Ia menilai Program Edukasi Bumil Sehat Baznas yang diberikan kepada masyarakat kategori mustahiq memberikan kebahagian tersendiri bagi kaum ibu yang mengandung dan melahirkan buah hati dengan sehat dan selamat.
Noormiliyani mengatakan, bagi ibu hamil sangat penting dalam menjaga kesehatan diri selama sembilan bulan mengandung dan hanya bisa terwujud jika menerapkan pola hidup sehat. Program Baznas ini, terang bupati, selaras dengan program pemkab dalam upaya percepatan penurunan stunting dimana untuk kecukupan gizi bisa dimulai sejak bayi masih dalam kandungan melalui asupan gizi yang cukup.
Bupati satu-satunya wanita di Kalsel ini menjelaskan, dalam upaya pemenuhan gizi ibu dari masa prahamil, kehamilan, dan saat menyusui, Pemkab Batola telah memiliki Program Prioritas Pemberian Makanan Tambahan Ibu Hamil dan Anak Balita (Permata Bunda). Di samping itu, lanjutnya, juga dilaksanakan program-program kesehatan rutin pelayanan dasar seperti pemberian tablet tambah darah, imunisasi, pemberian ASI eklusif, PHBS, dan lainnya.
Dalam rangka menindaklanjuti rapat koordinasi monitoring dan evaluasi mandiri Kabupaten/Kota Layak Anak (KLA) Tahun 2021 dan Progres pengisian dalam Evaluasi Mandiri Kabupaten/Kota Layak Anak tahun 2021, bahwa posisi Kabupaten Barito Kuala berada dalam peringkat lima dan masih tertinggal jauh dari nilai maksimal. Maka diadakan roadshow dalam percepatan input evaluasi mandiri dan Pendampingan oleh Tim Gugus Tugas KLA Kab. Batola, Senin (21/03/2022).
Kegiatan ini dihadiri oleh Dinas Komunikasi dan Informatika , Dinas Pengendalian Penduduk KB Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Badan Perencanaan Penelitian dan Pengembangan, dan perwakilan dari Sedta di ruang Media Center Diskominfo Batola.
Kegiatan Evaluasi Mandiri KLA ini dibuka dengan sambutan dari kepala Dinas Kominfo Akhmad Wahyuni, beliau menyambut baik dan mengapresiasi kegiatan evaluasi mandiri.
Dengan adanya kegiatan ini diharapkan dapat segera melengkapi data/dokumen yang akan diinput dalam aplikasi Evaluasi Mandiri sekaligus mengumpulkan bukti-bukti pelaksanaan. Adapun tujuan dilaksanakannya Evaluasi Mandiri KLA ini adalah untuk mengetahui capaian indikator KLA yaitu ada 24 Indikator yang terdiri dari Kelembagaan, 5 Klaster, dan Kecamatan/Kota Layak Anak. Selanjutnya dengan mengetahui capaian nilai Evaluasi Mandiri maka Gugus Tugas akan melakukan perbaikan dan pembenahan atas pelaksanaan setiap indikator pemenuhan hak anak.